Ancaman Abrasi Bukti Kerusakan Ekosistem Pesisir dan Ruang laut

  • Nov 11, 2025
  • KIM Mampie
  • Pemerintahan, Lingkungan, Peristiwa

Mampie News, Polewali Mandar - Bencana abrasi pantai kini menjadi momok yang hampir melanda seluruh wilayah pesisir dan pulau di Indonesia, tak terkecuali di Pantai Mampie, Kabupaten Polewali Mandar. Kondisi kritis ini disinyalir bukan hanya disebabkan oleh satu faktor, melainkan kombinasi kerusakan ekosistem laut dan pesisir akibat ulah manusia serta lemahnya fungsi pengawasan dari pihak berwenang.

Muhammad Yusri, yang akrab disapa Yusri Mampie, salah seorang pemerhati lingkungan, mengungkapkan keprihatinannya. Menurutnya, meskipun kegiatan reklamasi di beberapa wilayah di Indonesia turut menjadi penyebab abrasi, faktor utama lainnya adalah rusaknya ekosistem ruang laut dan pesisir.

"Penyebab abrasi itu kompleks. Memang ada dampak dari kegiatan reklamasi di beberapa wilayah. Namun, yang juga sangat krusial adalah kerusakan ekosistem ruang laut dan pesisir akibat ulah manusia itu sendiri," tegas Yusri Mampie.

Kerusakan ekosistem yang dimaksud meliputi berbagai praktik tidak bertanggung jawab. Contoh nyatanya adalah kerusakan terumbu karang akibat praktik penangkapan ikan yang tidak ramah lingkungan, seperti penggunaan bom atau racun. Selain itu, penebangan pohon mangrove secara masif untuk alih fungsi lahan juga memperburuk keadaan, menghilangkan benteng alami pantai. Tak luput, pencemaran air sungai yang mengalir ke laut turut merusak ekosistem vital di pesisir.

Padahal, ekosistem inilah yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan alam dan meredam abrasi. Rusaknya terumbu karang dan mangrove membuat kekuatan arus laut tidak lagi terbendung, mempercepat gerusan pada garis pantai.

Yusri Mampie menambahkan bahwa akar masalah ini juga terletak pada masih lemahnya fungsi pengawasan dari pihak terkait mengenai ruang laut dan pesisir. Ia menekankan perlunya peningkatan pengawasan untuk melindungi ekosistem kritis ini.

"Ekosistem seperti terumbu karang dan mangrove itu adalah pelindung alami kita dari abrasi. Ketika itu rusak, arus laut datang tanpa hambatan. Oleh karena itu, pengawasan terhadap praktik merusak di ruang laut dan pesisir harus ditingkatkan secara serius," tutupnya.

Kondisi ini menjadi peringatan keras bagi pemerintah daerah dan pusat untuk segera mengambil langkah konkret dalam pengawasan dan perlindungan ekosistem pesisir demi mencegah bencana abrasi yang lebih parah.

Laporan : KIM Mampie

#MampieNews #KIMMampie #Abrasi