Bersama Sahabat Penyu, UNSULBAR Kembangkan Ekowisata Berkelanjutan di Mampie
- Nov 10, 2025
- KIM Mampie
- Pendidikan, Pariwisata, Lingkungan
Mampie News, Polewali Mandar — Upaya penerapan konsep Blue Economy terus digencarkan di wilayah pesisir Sulawesi Barat. Salah satunya melalui kegiatan bertajuk “Penerapan Blue Economy melalui Integrasi Geobag Ramah Lingkungan dan Adopsi Mangrove untuk Mitigasi Abrasi di Pantai Mampie dan Rumah Sahabat Penyu” yang dilaksanakan di Rumah Penyu Mampaie, Desa Galeso, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar.
Kegiatan yang dipimpin oleh Alexander Kurniawan Sariyanto Putera, dosen Universitas Sulawesi Barat (UNSULBAR) bersama timnya Isdaryanti dan Akbar Indrawan Saudi, ini menyasar komunitas Sahabat Penyu, kelompok tani setempat, serta masyarakat Dusun Mampie. Sebanyak 32 peserta dari berbagai latar belakang pendidikan, profesi, usia, dan jenis kelamin turut ambil bagian dalam kegiatan ini.
Melalui kegiatan ini, masyarakat mendapatkan pelatihan praktis dan terapan yang berfokus pada pemanfaatan sumber daya alam pesisir secara berkelanjutan. Subkegiatan yang dilaksanakan antara lain:
- Pelatihan pembuatan totebag dengan teknik eco-printing, sebagai upaya memanfaatkan bahan alami di sekitar mangrove untuk menghasilkan produk bernilai ekonomi.
- Pelatihan lanjutan pembuatan sabun tematik penyu dan lingkungan, guna memperkuat identitas lokal sekaligus membuka peluang usaha kreatif berbasis konservasi.
- Pelatihan digital marketing dengan pemanfaatan media sosial dan e-commerce, agar masyarakat mampu memasarkan produk mereka secara lebih luas.
- Evaluasi kegiatan pengabdian, untuk menilai efektivitas pelaksanaan dan dampak terhadap pemberdayaan masyarakat pesisir.

Menurut Alex, kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan kapasitas masyarakat, tetapi juga mendorong kolaborasi lintas sektor.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi langkah awal menuju kolaborasi berkelanjutan antara masyarakat Mampie, komunitas konservasi, pelaku usaha wisata, dan pemerintah daerah. Dengan dukungan semua pihak, Mampie bisa menjadi destinasi ekowisata ramah lingkungan yang membanggakan Sulawesi Barat,” ujar Alex.
Selain memperkuat ekonomi masyarakat, kegiatan ini juga berkontribusi terhadap pelestarian ekosistem mangrove dan satwa liar pesisir, termasuk penyu yang menjadi ikon konservasi di wilayah tersebut.
Melalui pendekatan Blue Economy, masyarakat diharapkan dapat terus berinovasi dalam mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan tanpa merusak lingkungan. Ke depan, Mampie ditargetkan menjadi destinasi wisata favorit berbasis konservasi dan edukasi, tidak hanya bagi masyarakat Sulawesi Barat, tetapi juga pengunjung dari seluruh Indonesia.
Laporan : KIM Mampie
#MampieNews #KIMMampie #UNSULBAR #SahabatPenyu