Hapus Ketakutan Persalinan Pertama: Dosen Kebidanan UMI Gelar Konseling Interaktif di Makassar
- Nov 02, 2025
- Lia
- Kesehatan
Mampie News, Rappokalling. Menyongsong persalinan pertama adalah babak baru yang penuh antisipasi sekaligus tantangan bagi setiap wanita untuk siap menjadi Ibu. Berangkat dari kebutuhan ini, Tim Pengabdian kepada Masyarakat dari Program Studi Kebidanan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Muslim Indonesia (UMI) menggelar kegiatan edukatif yang bertujuan membekali ibu-ibu primigravida (hamil anak pertama) di wilayah kerja Puskesmas Rappokalling, Kota Makassar.
Kegiatan yang bertajuk “Penguatan Literasi Kesehatan Reproduksi melalui Konseling Edukasi untuk Ibu Primigravida dalam Menyongsong Persalinan Pertama” ini disambut antusias oleh para calon ibu. Tim dosen dan mahasiswa FKM UMI menggunakan pendekatan konseling dan edukasi interaktif untuk memberikan pemahaman holistik.
Materi yang disampaikan mencakup aspek krusial, mulai dari perubahan fisik dan psikologis selama kehamilan, mekanisme persalinan, strategi mengelola stres menjelang persalinan, hingga bimbingan rohani berupa surah dan doa yang dapat diamalkan.
Ketua Tim Pengabdian, Nurul Husnah, S.ST., M.Keb, menjelaskan bahwa inisiatif ini muncul sebagai respons terhadap rendahnya literasi kesehatan reproduksi di kalangan ibu hamil, khususnya yang baru pertama kali.
“Banyak ibu primigravida merasa cemas atau takut menjelang persalinan karena kurangnya pemahaman. Melalui kegiatan ini, kami ingin membantu mereka lebih percaya diri dan siap secara holistik, baik fisik, mental, maupun spiritual,” ujar Nurul Husnah.
Selain sesi diskusi, peserta juga menerima fasilitas berupa leaflet edukatif dan video pembelajaran praktis tentang mekanisme persalinan serta tips menghadapi proses persalinan dengan tenang. Suasana kegiatan diwarnai oleh interaksi aktif, ditandai dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan oleh peserta seputar pengalaman kehamilan mereka.
Pihak Puskesmas Rappokalling mengapresiasi atas kolaborasi ini. Mereka menekankan pentingnya sinergi antara akademisi dan fasilitas kesehatan dalam upaya peningkatan kesadaran masyarakat.
“Kegiatan seperti ini sangat membantu kami di lapangan. Edukasi langsung dari tenaga akademik memperkuat kepercayaan diri ibu hamil dan meningkatkan kesiapan mereka menghadapi persalinan,” Ujar Nurhidayati, S.SiT.,SKM.,M.Kes Bidan Koordinator Puskesmas Rappokalling.
Melalui upaya ini, Program Studi Kebidanan FKM UMI menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak di masyarakat, menjadikan literasi kesehatan reproduksi sebagai fondasi penting bagi terciptanya keluarga bahagia dan generasi yang sehat.