Ledakan Bom Ikan di Pulau Battoa Jadi Alarm Serius Kerusakan Laut Polewali Mandar

  • May 17, 2026
  • KIM Mampie
  • Kelautan dan Perikanan, Daerah

Mampie News, Polewali- Kasus ledakan bom ikan yang kembali menimpa nelayan di wilayah Pulau Battoa, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, menjadi alarm serius bagi semua pihak. Praktik penangkapan ikan menggunakan bahan peledak di kawasan tersebut disebut bukan lagi hal baru, bahkan telah berlangsung cukup lama dan masih terus dilakukan oleh sebagian nelayan karena dianggap sebagai cara paling cepat dan ampuh untuk mendapatkan hasil tangkapan dalam jumlah besar meski membahayakan dirinya.

Aktivis lingkungan sekaligus penggerak konservasi, Yusri, menilai bahwa persoalan ini tidak bisa hanya diselesaikan melalui pendekatan hukum semata. Menurutnya, meskipun masyarakat mengetahui risiko besar dari penggunaan bom ikan, mulai dari ancaman kehilangan nyawa hingga kerusakan permanen ekosistem laut, mereka tetap melakukan karena faktor ekonomi dan minimnya solusi alternatif bagi nelayan.

“Bom ikan ini bukan hanya membahayakan pelaku, tapi juga merusak terumbu karang, habitat ikan, dan biota laut lainnya. Dampaknya justru akan dirasakan kembali oleh nelayan sendiri karena sumber penghidupan mereka perlahan hancur,” Kata Yusri.

Yusri mendesak pemerintah daerah, aparat penegak hukum, hingga instansi terkait untuk lebih serius hadir di tengah masyarakat pesisir dengan memberikan solusi nyata dan berkelanjutan. Menurutnya, penindakan hukum tetap penting dilakukan, namun harus dibarengi dengan pendekatan pemberdayaan masyarakat.

“Jangan hanya datang saat ada kasus lalu melakukan penangkapan. Pemerintah harus mampu memberikan solusi yang tepat agar masyarakat mau meninggalkan aktivitas berbahaya itu. Misalnya melalui bantuan alat tangkap yang dibutuhkan, bantuan permodalan, pelatihan usaha alternatif, hingga pendampingan ekonomi bagi keluarga nelayan,” Tambahnya.

Selain itu, ia juga meminta adanya pengawasan yang lebih ketat di wilayah perairan Pulau Battoa untuk mencegah praktik destructive fishing terus berulang. Menurutnya, tanpa pengawasan yang konsisten dan keterlibatan aktif pemerintah, kasus ledakan bom ikan akan terus memakan korban dan memperparah kerusakan laut di wilayah Polewali Mandar.

Ia berharap pemerintah tidak hanya fokus pada penanganan setelah kejadian, tetapi juga membangun langkah pencegahan jangka panjang demi menyelamatkan ekosistem laut dan masa depan masyarakat pesisir di Kabupaten Polewali Mandar.