Maraknya Pariwisata Alam: Antara Keuntungan Ekonomi dan Ancaman Lingkungan

  • Oct 07, 2024
  • Muh.Yusri
  • Pariwisata, Lingkungan, Ekonomi

KIM Mampie, Polewali - Meningkatnya minat masyarakat untuk mengelola objek wisata alam seperti pantai, sungai, gunung, dan air terjun telah mendorong pertumbuhan ekonomi yang signifikan. Destinasi-destinasi alam ini menjadi primadona baru bagi para wisatawan yang mencari pengalaman di tengah keindahan alam. Namun, di balik perkembangan industri pariwisata ini, tersimpan ancaman serius terhadap kelestarian lingkungan.

Ketua Asosiasi Pariwisata, Muh. Yusri, mengingatkan pentingnya menjaga keaslian alam dalam setiap upaya pengembangan objek wisata. Ia mengungkapkan kekhawatirannya bahwa tanpa perencanaan yang matang, upaya untuk menarik lebih banyak pengunjung bisa membawa dampak buruk yang signifikan terhadap lingkungan.

"Jika tidak ada keselarasan antara pembangunan wisata dan pelestarian lingkungan, kita mungkin akan menghadapi bencana ekologis di masa depan," ujar Yusri dalam sebuah pernyataan baru-baru ini.

Menurutnya, objek wisata alam yang tidak dikelola dengan baik dapat mengalami degradasi lingkungan seperti erosi, pencemaran air, dan kerusakan ekosistem bahkan akan kehilangan pengunjung yang ingin menikmati alam. Oleh karena itu, Yusri menekankan perlunya pendekatan yang lebih bijak dan berkelanjutan dalam pengembangan wisata alam, di mana keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan harus menjadi prioritas utama.

Yusri berharap pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dapat bekerja sama untuk menjaga keaslian objek wisata dan memastikan bahwa potensi wisata yang besar ini tidak merugikan masa depan lingkungan. (KIM Mampie)