Markaban, Kepala SDN 060 Mampie Raih Penghargaan Guru Inovatif, Jadikan Pantai Mampie Laboratorium Alam untuk Pendidikan Lingkungan Siswa
- Nov 13, 2024
- Muh.Yusri
- Pendidikan, Lingkungan, Sosok
Polewali Mandar - Kepala Sekolah SDN 060 Mampie, Markaban, meraih penghargaan sebagai Juara 3 dalam ajang Guru Inovatif se-Sulawesi Barat 2024 oleh Balai Guru Penggerak Prov. Sulawesi Barat Kemdikbud. berkat inovasinya yang menjadikan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar bagi siswa. Inovasi ini mengubah pantai Mampie menjadi "Laboratorium Alam," di mana siswa diajak untuk menanam mangrove sebagai upaya pembelajaran langsung tentang konservasi lingkungan dan pencegahan abrasi pantai.
Menghadapi tantangan abrasi di pantai Mampie, Markaban menggagas program penanaman mangrove, bersama Sahabat Penyu yang melibatkan seluruh siswa secara bergilir. Setiap siswa berkesempatan menanam, mengamati pertumbuhan, serta mempelajari manfaat mangrove bagi ekosistem pesisir. "Laboratorium Alam ini bukan hanya tempat belajar, tetapi juga cara menumbuhkan rasa peduli lingkungan sejak dini pada anak-anak, yang nantinya akan menjadi generasi peduli lingkungan," ungkap Markaban.
Laboratorium alam ini juga berfungsi sebagai strategi pembelajaran kontekstual yang berbasis lingkungan sekitar. Selain menanam mangrove, siswa SDN 060 Mampie mengikuti kegiatan lain, seperti mengenal fauna khas hutan mangrove, pelepasan tukik dan penyu sebagai upaya pelestarian, serta edukasi tentang terumbu karang. Semua kegiatan ini didampingi oleh lembaga konservasi, Sahabat Penyu, sebagai mitra pendamping.
“Inovasi yang dilakukan Markaban selaku kepala sekolah ini sangat luar biasa, dimana anak sekolah diberi kesempatan berintaraksi dengan lingkungan hidup sejak dini sehingga anak-anak bisa muncul rasa memiliki dan otomatis akan menjaganya nanti. Inntinya saya sangat mendukung inovasi Pak Markaban” Ujar Yusri Mampie Founder Sahabat Penyu
Program "Laboratorium Alam" telah menjadi bagian dari Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) SDN 060 Mampie tahun ajaran 2024/2025, dengan jadwal tetap selama dua jam dalam Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Setiap bulan, program ini dievaluasi dan direfleksi untuk penyempurnaan lebih lanjut, dengan harapan kelestarian lingkungan pantai Mampie bisa dijaga melalui pendidikan sejak dini.