Musim Penyu Bertelur Tiba, KOMPAK Sahabat Penyu Imbau Warga Tak Berburu Telur Penyu dan Minta Patroli Pasar Ditingkatkan
- Apr 13, 2025
- KIM Mampie
- Lingkungan, Flora dan Fauna, Daerah
KIM Mampie, Polewali Mandar - Memasuki musim bertelur penyu tahun 2025, Kelompok Masyarakat Penggerak Konservasi (KOMPAK) Sahabat Penyu kembali mengajak masyarakat untuk tidak melakukan perburuan telur penyu yang dilindungi. Hal ini disampaikan sebagai bagian dari upaya pelestarian spesies penyu yang kini semakin terancam punah akibat perburuan liar dan perdagangan ilegal di sejumlah wilayah di Indonesia termasuk Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat
KOMPAK Sahabat Penyu juga meminta kepada petugas terkait untuk lebih aktif melakukan patroli, dan sosialisasi khususnya di sejumlah pasar tradisional yang tersebar di wilayah Sulawesi Barat. Patroli ini bertujuan untuk memastikan tidak adanya aktivitas jual beli telur penyu yang melanggar hukum dan merusak keseimbangan ekosistem laut.
“Kami sangat berharap kesadaran masyarakat meningkat, dan semua pihak bisa bekerja sama menjaga populasi penyu di alam. Telur penyu bukan untuk dikonsumsi, tapi harus dibiarkan menetas demi kelangsungan hidup spesiesnya, untuk keseimbangan ekosistem ruang laut secara berkelanjutan” ujar Yusri Mampie Ketua Sahabat Penyu
Langkah ini diambil untuk memperkuat perlindungan penyu di habitat alami mereka, terutama di masa-masa krusial seperti musim bertelur yang menjadi penentu keberlangsungan generasi penyu berikutnya.
laporan : KIM Mampie