Sejak 2013 Abrasi Gerus Pesisir Mampie, 100 Meter Daratan Hilang dan Warga Terancam
- Apr 07, 2026
- KIM Mampie
- Lingkungan, Peristiwa, Daerah
Polewali Mandar, Sulawesi Barat – Krisis lingkungan akibat abrasi pantai di wilayah Kappung Mampie, Desa Galeso, Kabupaten Polewali Mandar, kian memprihatinkan. Dalam kurun waktu 12 tahun terakhir, sejak 2013 hingga 2025, daratan di kawasan pesisir tersebut telah terkikis sejauh kurang lebih 100 meter.
Abrasi yang terjadi secara terus-menerus tidak hanya menghilangkan garis pantai, tetapi juga menggerus sumber kehidupan masyarakat. Lahan pertanian yang sebelumnya menjadi tumpuan ekonomi warga kini tidak lagi dapat dimanfaatkan akibat rusak dan terintrusi air laut.
Dampak lainnya, warga mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Sumber air yang sebelumnya layak konsumsi kini berubah menjadi payau. Kondisi ini memicu berbagai persoalan kesehatan, terutama bagi anak-anak dan lansia yang rentan terhadap penyakit.
Tidak berhenti di situ, ancaman juga menghampiri kawasan permukiman. Sejumlah rumah warga kini berada di titik rawan, hanya berjarak beberapa meter dari bibir pantai. Gelombang pasang yang datang sewaktu-waktu berpotensi merusak bahkan menghanyutkan rumah warga.
Situasi ini menempatkan masyarakat Mampie dalam kondisi darurat ekologis yang membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah hingga pemerintah pusat.
Warga menilai penanganan abrasi selama ini belum maksimal dan belum menyentuh solusi jangka panjang. Mereka berharap adanya langkah konkret seperti pembangunan tanggul penahan abrasi, pemecah gelombang, serta rehabilitasi kawasan pesisir melalui penanaman mangrove secara masif dan berkelanjutan.
“Ini bukan hanya soal lingkungan, tapi soal keberlangsungan hidup kami. Kami butuh kehadiran nyata pemerintah sebelum semuanya terlambat,” ujar Yusri Mampie
Abrasi di Mampie menjadi gambaran nyata ancaman perubahan garis pantai yang kini semakin meluas di berbagai wilayah pesisir Indonesia. Tanpa intervensi yang cepat dan terukur, bukan tidak mungkin wilayah ini akan kehilangan lebih banyak daratan, bahkan berpotensi menghilangkan permukiman warga secara permanen.
#MampieNews #KIMMampie